Para kontraktor mengeluh Dolar AS yang terus-terusan menekan Rupiah memicu harga bahan bangunan mulai dari semen, aspal, besi, dan baja naik cukup signifikan.
Pemerintah buka suara di tengah gejolak nilai tukar dolar Amerika Serikat yang tembus Rp 18.000 dan merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan ke level 5.839.
Ekonom menjelaskan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter sebagai langkah perlu untuk menjaga keuangan Pertamina di tengah tekanan pasar global.