Para pejabat Israel dilaporkan sangat marah dan geram karena kampanye mempengaruhi opini publik AS gagal membendung merosotnya dukungan terhadap Tel Aviv.
Pemerintah Iran meminta sekutunya, Houthi, untuk bersiap menutup jalur minyak Laut Merah, jika Amerika Serikat (AS) menyerang infrastruktur energi Teheran.
Presiden Israel Isaac Herzog menegaskan keinginan Israel untuk mencapai kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab lainnya, termasuk Arab Saudi.
Waprres AS JD Vance mengungkapkan bahwa sejumlah anggota pemerintahan Israel berupaya mempengaruhi opini publik AS untuk menentang kesepakatan AS-Iran.
Tentara Iran serang pangkalan militer AS di Bahrain dengan drone kamikaze Arash sebagai balasan atas serangan AS. Ketegangan regional semakin meningkat.