Hari Buku Sedunia diperingati setiap tanggal 23 April. Peringatan ini diselenggarakan oleh UNESCO untuk mempromosikan minat baca, penerbitan, dan hak cipta.
Penulis Bali yang menerbitkan buku lewat jalur umumnya mencetak buku secara terbatas. Mereka kesulitan untuk memasarkan buku-buku yang mereka terbitkan.