Wacana penundaan Pemilu untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin memanas. Wacana tersebut menuai pro-kontra dari berbagai pihak.
Ahli hukum tata negara Agus Riewanto menyatakan tegas penundaan pemilu menjadi mimpi buruk bagi demokrasi. Sebab bila itu terjadi, maka junta militer berkuasa.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan semua pihak agar meneladani kenegarawanan M Natsir yang senantiasa taat dan patuh pada konstitusi negara.
Anggota DPR RI F-PDIP, Masinton Pasaribu mengatakan pihaknya menolak usulan penundaan pemilu dan memilih memperjuangkan amandemen konstitusi dalam memuat PPHN.