Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memindahkan 6 warga binaan high risk, termasuk pesinetron Ammar Zoni, ke Lapas Nusakambangan untuk pembinaan dan pengamanan.
Di sidang kasus narkotika, Ammar Zoni ditanya hakim tentang kepemilikan dua HP di Rutan Salemba. Dia mengaku satu HP miliknya, sementara satu lagi hasil gadai.