PM Jepang Sanae Takaichi ingin menambah belanja negara demi memacu pertumbuhan. Namun dengan beban utang yang tinggi, ekspansi fiskal Tokyo dinilai rentan.
China menggunakan yuan ketimbang dolar untuk lebih dari sepertiga perdagangannya. Namun, ketidakseimbangan ekonomi menghambat yuan untuk menggantikan dolar AS.