Satpam SMPN di Kasihan, Bantul, Wahyu Dito Ananda Putra (20) menjadi korban penyabetan sajam saat akan membubarkan kerumunan pelajar yang rusuh di sekolahnya.
Kebakaran pusat oleh-oleh tas rajut Kaboki di Desa Lecari, Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, ternyata disengaja. Pusat oleh-oleh itu dibakar oleh satpam pabrik.
Jemaah haji asal Jember ini berhasil kabur, lolos dari pengamanan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Setelah itu dia berjalan kaki kurang lebih sejauh 7 km.
Aliwarman satpam koperasi yang ditemukan tewas tanpa mata dan telinga ternyata bukan korban pembunuhan. Kesimpulan itu diketahui berdasarkan hasil autopsi.
Sejumlah warga pindah ke hunian sementara (huntara) setelah diminta mengosongkan Kampung Susun Bayam. Warga menilai kondisi huntara jauh dari kata layak.
Wahyu Dito Ananda Putra (20), satpam salah satu SMP negeri di Bantul harus dirawat karena disabet sajam saat berusaha membubarkan kerumunan di sekolah.
Warga di Gang Abadi Jalan Brigjen Katamso, Medan Maimun, mengeluh karena gang mereka ditembok. Tembok itu didirikan oleh pihak Sekolah Swasta Global Prima.