KPK menyita dua rumah senilai Rp 6,5 miliar terkait dugaan korupsi kuota haji 2024. Rumah tersebut diduga dibeli dengan hasil dari korupsi kuota haji tambahan.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengevaluasi kuota haji 2025 yang tidak terserap. Ia mendorong optimalisasi kuota untuk mengurangi antrean jamaah haji.