KPK akan menganalisis keterangan Imelda Alini mengaku diminta eks Dirut ASDP Ira Puspadewi mengantarkan bingkisan emas ke asisten deputi di Kementerian BUMN.
Mantan Dirut ASDP dituduh memarahi pegawai hingga menangis terkait profil risiko kerja sama dengan PT Jembatan Nusantara. Pengacara membantah tuduhan tersebut.
Eks Dirut ASDP, Ira Puspadewi, menjelaskan pemberian emas ke pejabat BUMN sebagai bentuk simpati. Dia mengaku tidak ada harapan dari pemberian tersebut.
Saksi mengaku diminta eks Dirut ASDP Ira Puspadewi mengantarkan bingkisan emas. Saksi mengatakan emas itu diantar ke asisten deputi di Kementerian BUMN.
Ira Puspadewi disebut pernah memarahi pegawai karena membuat profil risiko kerja sama usaha (KSU) dengan PT Jembatan Nusantara (PN JN) berisiko tinggi.
Mantan Dirut ASDP Ira Puspadewi meminta jajaran direksinya patungan uang Rp 50-100 juta. Uang itu disebut untuk membeli emas sebagai ucapan terima kasih.