Seorang mahasiswi diduga menjadi korban pemerkosaan oleh oknum anggota TNI di Kendari. Korban langsung tertekan dan demam dua hari setelah peristiwa itu.
Pemilik membantah kabar anjingnya dinarasikan meninggal usai melawan perampok-dikremasi dengan peti Rp 170 juta. Ia menceritakan kenangan dengan sang anjing.