Memanfaatkan lahan seluas 18 hektar, dengan nilai investasi mencapai US$ 50 juta, serta hasil produksi bahan peledaknya ditargetkan memiliki TKDN 70 persen.
Perusahaan yang diduga menjalankan arisan dan investasi fiktif hingga rugikan DJ Tessa Morena dan ratusan korban buka suara. Mereka masih menyinkronkan data.