Jaksa mengungkap tata kelola Kemendikbudristek di bawah Nadiem Makarim cenderung eksklusif, mengandalkan orang terdekat daripada pejabat di kementerian itu.
Jaksa ungkap kasus korupsi pengadaan laptop di Kemendikbudristek merugikan negara Rp 2,1 triliun. Nadiem Makarim diduga terlibat menerima Rp 809 miliar.