Kapolda Sulsel Irjen Yudhiawan Wibisono mengakui uang palsu sindikat UIN Alauddin Makassar telanjur menyebar luas di masyarakat hingga sulit untuk dikendalikan.
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, merasa malu setelah kampusnya terlibat sindikat uang palsu. Kepala Perpustakaan UIN Andi Ibrahim terlibat.