Pada 1822, 200 orang Inggris & Skotlandia tiba di "Negara Poyais", yang ternyata pantai dengan rawa dan rawan malaria, karena tipuan 'pahlawan perang'.
Ratusan petugas dan relawan dikerahkan untuk bekerja bakti membersihkan dampak banjir bandang di Ngaliyan, Semarang. Pembersihan ditarget selesai besok.