Densus 88 mengungkapkan potensi penyebaran ideologi radikal di kalangan pelajar, dengan Jawa Barat menjadi wilayah teratas. Upaya pencegahan dilakukan.
Kasus curanmor di Surabaya meningkat 10% pada 2025, dengan 600 laporan. Polrestabes amankan ratusan pelaku dan tingkatkan patroli untuk menekan angka kejahatan.