Gubernur Pramono Anung gembira dengan pertumbuhan ekonomi Jakarta di 2025, di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ekonomi saat Nataru bahkan mencapai 5,71%.
Penertiban 13 bangunan di DTW Jatiluwih menimbulkan protes dari warga. Wayan Subadra, pemilik warung, kecewa karena lahan tersebut adalah sumber penghidupannya.