Garda Revolusi Iran menyerang sebuah kapal tanker yang berasal dari negara sekutu AS di perairan Selat Hormuz, hingga memicu kebakaran pada kapal tersebut.
Rentetan ledakan kembali terdengar di berbagai kota yang ada di negara-negara Teluk, seperti Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Bahrain dan Kuwait, pada Senin (2/3).
Presiden AS Donald Trump meminta pasukan Iran untuk meletakkan senjata. Ia juga bersumpah balas dendam usai 3 prajurit AS tewas dalam operasi "Epic Fury".
Sebelum dibunuh orang tak dikenal di rumahnya di Bantul, anggota ormas Brigade Joxzin berinisial YTR (36) pernah terlibat saling tantang dengan kelompok lain.