Dengan tarif tol makin mahal, transportasi umum seperti KRL, LRT, dan MRT menjadi opsi hemat. Hal ini membuat rumah dekat sarana transportasi umum jadi menarik.
"Ada, kajian itu ada sebenarnya. Kan waktu itu kita mau menaikkan sebanyak Rp 1.000 perak per itunya. Rp 1.000-2.000 itu posisinya, tapi itu belum," kata Risal.
"Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan memastikan belum akan ada penyesuaian tarif KRL Jabodetabek dalam waktu dekat," kata Risal.