Peci hitam menjadi simbol identitas dan nasionalisme Soekarno. Dalam Proklamasi Kemerdekaan, peci menegaskan kedekatannya dengan rakyat dan makna kemerdekaan.
Wanita berinisial MTA (22) warga Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Lumajang, Jawa Timur (Jatim) tewas dibunuh kekasihnya, RA (18) secara brutal.