Amerika Serikat berhasil lakukan serangan udara masif terhadap 2 fasilitas pengayaan uranium bawah tanah utama Iran. Serangan ini direncanakan bertahun-tahun.
Iran berjanji untuk mempertahankan diri, setelah setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom seberat 30.000 pon ke gunung di atas situs nuklir Fordow milik Iran.
Rusia mengecam upaya "kekuatan asing" yang coba melakukan intervensi terhadap situasi terkini di Iran, yang dilanda unjuk rasa antipemerintah besar-besaran.
AS menyerang fasilitas nuklir di Iran. PBB mengkhawatirkan ketegangan semakin tajam usai serangan itu, sedangkan sejumlah negara Amerika Latin mengutuk keras.
Sejumlah negara Amerika Latin mengkritik serangan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran sementara yang lain menyuarakan kekhawatiran dan menyerukan perdamaian.