Komnas HAM talah berkomunikasi dengan beberapa suporter Arema, Aremania, terkait tragedi Kanjuruhan. Bukti awalan kasus tersebut telah dikantongi Komnas HAM.
Sebagian di antara korban tewas tragedi Kanjuruhan itu adalah perempuan dan anak-anak. Mereka turut berdesak-desakan saat berupaya menghindari gas air mata.