Para peretas yang diduga bekerja untuk rezim Korea Utara berhasil menguangkan setidaknya US$300 juta (sekitar Rp4,9 triliun) dari hasil perampokan kripto.
Saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan detail tarif impornya di Taman Mawar Gedung Putih pada 2 April, ia menjelaskan arti kata "resiprokal".