Pada 4 Juli 2022, Kuat Ma'ruf melihat Brigadir J hendak menggendong Putri Candrawathi. Kuat Ma'ruf sampai berteriak untuk melarang Brigadir J melakukan itu.
Tim forensik menemukan ada 2 luka tembak fatal di tubuh Brigadir J. Adapun sebelumnya, Komnas HAM menyebut penembakan dilakukan oleh Bharada E dan Ferdy Sambo.
Ketua LPAI Kak Seto meminta Polri melindungi dan beri perhatian terhadap anak Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. LPAI disebut siap beri pendampingan psikologis