KPK mengungkap dugaan korupsi kuota haji 2024, yakni pelunasan sengaja dibuat mepet untuk dijual. MAKI sebut ini trik jahat untuk keuntungan pihak tertentu.
Masyarakat tidak bisa sembarangan melakukan aktivitas jual dan beli tanah di kawasan IKN, khususnya yang berada di lingkup sembilan wilayah perencanaan.
Anak yang menganiaya ibunya karena kesal ditegur menjual rumah sudah ditangkap. Uang hasil penjualan rumah digunakan pelaku berfoya-foya dan membeli sabu.