Jepang telah mengeksekusi seorang terpidana mati kasus pembunuhan berantai, Takahiro Shiraishi yang dijuluki 'Twitter Killer'. Shiraishi diketahui sangat sadis.
Perumahan The Arthera Hill 2 terendam banjir kelima kalinya. Warga menyewa kontrakan untuk menyimpan barang berharga. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.