Indonesia melalui akun X resmi Kementerian Luar Negeri RI (@Kemlu_RI), menyampaikan keterangan pada hari ini. Indonesia mendesak Israel mematuhi resolusi itu.
Ini adalah sidang dari peristiwa rusuh di Amsterdam 8 November lalu. "Kekerasan ini dipengaruhi oleh situasi di Gaza, bukan oleh anti-Semitisme." kata jaksa.
Mantan insiyur Meta pada Selasa (4/6), mengajukan tuntutan karena menuduh perusahaan bias dalam menangani konten yang berkaitan dengan serangan di Jalur Gaza.
Pemerintah Israel telah secara resmi memberi tahu PBB tentang keputusannya untuk memutus hubungan dengan UNRWA, badan PBB yang mendukung pengungsi Palestina.