Pakistan dipuji telah menjadi mediator dalam konflik Iran-AS. Pakistan berupaya memperbaiki citranya di tengah perang yang masih berlangsung melawan Afganistan.
Konferensi Asia-Afrika 1955 di Bandung memperkuat persatuan dan kerja sama antar negara baru merdeka. Dasasila Bandung menjadi landasan hubungan internasional.
AS, Israel, dan Iran sepakat melakukan gencatan senjata selama dua minggu setelah Pakistan menjadi mediator, sebuah pencapaian diplomatik besar bagi Islamabad.
Selama perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran, Teheran masih mengizinkan Selat Hormuz terbuka untuk negara-negara, kecuali AS dan para sekutunya.