Kali Odo di Semarang unik karena mengalir saat kemarau dan kering saat hujan. Prof Sriyana menjelaskan anomali hidrologi ini disebabkan oleh beberapa faktor.
Jumlah korban tewas di Nepal meningkat menjadi 547 orang, kata para pejabat, lebih dari 48 jam setelah banjir bandang menghancurkan wilayah perbatasan Himalaya
Buitenzorg, kini Bogor, dulunya tempat pelarian dari panas Batavia. Eliza Scidmore menggambarkan keindahan alam dan kehidupan masyarakat di abad ke-19.
Survei Geologi AS mengatakan bahwa runtuhnya gletser adalah penyebab bencana itu, meskipun para ahli masih menyelidiki bagaimana banjir itu terjadi di hilir.
Dampak dari runtuhnya gletser yang memicu banjir bandang dahsyat di Nepal dan Tibet sangat kuat hingga tercatat setara gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2.
Salah satu korban banjir bandang Nepal menuturkan bagaimana anggota keluarganya tersapu banjir di depan mata dan dirinya tidak bisa memberikan pertolongan.