Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadikan Balai RW sebagai Puspaga, sinau, dan mengaji untuk anak-anak. Tujuannya untuk mencegah radikalisme dan intoleransi.
Kapolri Listyo Sigit terus membangun nilai persatuan, toleransi, dan keberagaman. Sigit menuturkan keberagaman merupakan satu kekuatan yang dimiliki Indonesia.