Aksi protes terjadi terhadap pernyataan pejabat partai di India yang dinilai menghina Nabi Muhammad SAW. Dua warga tewas ditembak polisi dalam aksi ini.
Saat kerusuhan di Solo yang terjadi pada 1998, warga ramai-ramai melindungi rumah dr Lo, dokter yang dikenal dermawan dan sering memberikan pengobatan gratis.