Anggota Komisi III DPR Habiburokhman mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang melibatkan pihak eksternal di kasus polisi tembak polisi.
Mahfud menuturkan kasus tersebut tidak bisa dibiarkan mengalir karena banyak kejanggalan. Kredibilitas Polri menjadi taruhan dalam menangani kasus ini.
Beberapa hal janggal mengemuka dari tewasnya Brigadir Yoshua di rumah Kadiv Propam. Sejumlah pihak meminta aparat mengusut perkara ini secara transparan.
Keluarga Brigadir J mengungkap kejanggalan dari insiden polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Salah satunya HP Brigadir J hilang.
Menko Polhukam Mahfud Md menyoroti kasus tewasnya Brigadir Yosua saat insiden baku tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo karena banyak kejanggalan.