Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menerima ancaman bom melalui pesan elektronik. Penyelidikan dilakukan, tetapi tidak ditemukan indikasi kebenaran.
Bandara Ngurah Rai Bali menerima ancaman bom palsu pada 2 Agustus 2026. Operasional bandara tetap aman, masyarakat diimbau tidak menyebar informasi palsu.
Pemasok narkoba jenis ekstasi seberat 26 kilogram, yang dibawa kopilot Malaysia Airlines ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, telah teridentifikasi.
Tak perlu menunggu berlama-lama, seorang warga Uni Emirat Arab (UEA) mendapatkan paspor barunya hanya kurang dari 10 menit saja di Bandara Internasional Dubai.
Pembangunan Bandara Bali Utara dipercepat untuk melayani pesawat berbadan lebar. Proyek ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Bali.