Novel Baswedan menyebut pimpinan KPK tidak tanggung jawab soal OTT KPK di Basarnas. Hal itu disampaikan Novel usai penyelidik disalahkan dalam kasus OTT ini.
Pihak KPK menyampaikan permohonan maaf ke TNI terkait OTT dugaan kasus korupsi Basarnas. Mantan penyidik senior KPK menyinggung keberadaan Firli Bahuri.
Peneliti Pukat UGM Zaenur Rohman kecewa dengan korupsi di Basarnas ini. Bahkan menyebut apa yang dilakukan Marmadya Alfiandi sebagai sesuatu yang sangat jahat.
"Selain itu didalami lebih lanjut sumber uang yang digunakan untuk membeli dan penggunaan nama dari aset dimaksud," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Henri sebenarnya sudah masuk pensiun dari TNI dan pangkat terakhirnya Marsdya dan sedang menunggu pelantikan Kepala Basarnas yang akan menggantikan dirinya.