Keseringan menggunakan vape disebut dapat memicu gangguan kesehatan mental. Hal ini berdasarkan studi terbaru yang dipimpin oleh American Heart Association.
Data diungkapkan oleh App Annie, pada laporan bertajuk State of Mobile 2022, di mana masyarakat Asia Tenggara lebih banyak menghabiskan waktu dan uang di game.