Bank Indonesia melaporkan kredit nganggur mencapai Rp 2.509,4 triliun per November 2025, dipicu pengusaha yang menunda penarikan kredit akibat kondisi ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto mengakui pendidikan Indonesia tertinggal dalam PISA. Ia menekankan tantangan geografis dan meminta perbaikan kualitas pendidikan.