Salah satu saksi yang diperiksa hari ini, yaitu inisial H selaku sopir pribadi Komisaris Utama PT Laman Tekno Digital, Naek Parulian Washington Hutahayan.
Kasus impor besi dan baja yang tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung) terus bergulir. Sejumlah saksi diperiksa untuk memperkuat bukti penyelidikan kasus.
Menurut BPKP, jumlah kerugian keuangan dan perekonomian negara mencapai Rp 104,1 triliun dalam kasus korupsi lahan sawit PT Duta Palma Group di Indragiri Hulu.