Gempa bumi mengguncang Flores, NTT, sejak 15 Agustus 2026, menyebabkan 72 korban jiwa dan lebih dari 80 ribu pengungsi. Sebanyak 116.324 murid belajar darurat.
BNPB melaporkan jumlah korban gempa NTT bertambah menjadi 87 jiwa, 1.298 luka-luka, dan 150.576 pengungsi. Gempa susulan terus terjadi dengan 5.012 kejadian.
Pakar Geologi ITS, Prof Amien Widodo, dorong pemerintah ubah mitigasi bencana jadi sistem multi-bahaya untuk tingkatkan ketahanan kota dan keselamatan publik.