Warung di Klang, Malaysia, menawarkan aneka makanan hanya Rp13 ribuan. Menu berganti setiap hari dan ditujukan untuk membantu warga berpenghasilan rendah.
Guru seni non-ASN, Pak Dirman, menjual sketsa Rp 1.000 untuk 3 lembar di Sidoarjo. Tujuannya, mengurangi waktu anak bermain gadget dan mendukung bakat mereka.
Warga Duwet, Tepus, Gunungkidul, mengambil air dari sumber di Kali Wonosari tiap kemarau. Air keruh itu diendapkan dulu sebelum diminum atau untuk memasak.
Kios Buku Tjihapit di Bandung dibongkar, meninggalkan pedagang tua Bagja merelakan ribuan buku berharga. Hilangnya ruang literasi dan interaksi sosial.