Kenaikan harga minyak dunia pasca penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu kekhawatiran resiliensi ekonomi Indonesia. Inflasi dan risiko fiskal meningkat.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diperkirakan di bawah 5% akibat bencana di Sumatera, mempengaruhi sektor produksi dan konsumsi secara signifikan.