PT SEG membangun panel surya di di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dengan nilai investasinya mencapai USD 500 juta atau setara Rp 7,6-8 triliun.
Produsen panel surya AS menuduh Indonesia, India dan Laos melakukan praktik dumping untuk melemahkan pabrik panel surya baru di AS. Mereka menuntut tarif impor.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap semakin diminati di Indonesia. Pemerintah rencanakan penambahan kuota PLTS Atap Juli 2025 untuk memenuhi permintaan.