Cadangan devisa Indonesia turun menjadi US$ 148,7 miliar pada September 2025, dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi nilai tukar Rupiah.
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan konsumsi rumah tangga masih menunjukkan kinerja positif.