Jika sebelumnya kecerdasan buatan hanya dipandang sebagai alat bantu produktivitas, kini teknologi tersebut justru dipakai oleh pelaku kejahatan digital.
Baru-baru ini, perbincangan mengenai game online bertema pembunuhan dan anime detektif kembali mencuat pasca sebuah insiden anak SD bunuh Ibu di Medan.