Pada Agustus 1945 uang yang beredar adalah campuran dari mata uang Jepang, Belanda, dan bahkan beberapa mata uang lokal yang dicetak oleh pejuang di daerah.
BPBD Tangerang meminta bantuan BNPB untuk memadamkan kebakaran di TPA Jatiwaringin. Helikopter water bombing diharapkan bisa akses pemadaman yang sulit.