Video viral menunjukkan wisatawan dimintai Rp 25 ribu saat melintas di Kintamani. Dinas Pariwisata Bangli menjelaskan retribusi ini sudah ada sejak 1993.
Antropolog Enrico Kondologit menyoroti adaptasi masyarakat Papua terhadap modernitas dalam talkshow. Pentingnya melestarikan tradisi di tengah perubahan.