Inara Rusli mengunjungi Polda Metro Jaya untuk penyelesaian hukum melalui restorative justice. Kuasa hukumnya optimis perdamaian masih mungkin tercapai.
Perseteruan hukum Inara Rusli dan Wardatina Mawa memanas. Inara menuduh bukti CCTV ilegal dan rekayasa, sementara laporan dugaan akses ilegal telah diajukan.
Konflik Inara Rusli dan Insanul Fahmi memanas dengan tuduhan perzinaan. Inara berupaya legalisasi pernikahan, sementara Wardatina Mawa menolak poligami.