Usaha ini mulai dirintis Bu Yatin sejak 1996 lalu. Kala itu, dia mencoba membuat rengginang dengan bahan seadanya untuk mencukupi biaya sekolah anak-anaknya.
Zubaidi, kolektor uang kuno asal Gresik, mengumpulkan 250 lembar uang dari berbagai era. Hobi ini membantunya mempelajari sejarah Indonesia secara mendalam.