Aksi turis Pakistan ini tak patut ditiru. Dia pesan makanan sampai Rp 29 Juta dan membayarnya pakai bukti transfer palsu. Untung akal bulusnya berhasil diendus.
Beberapa hotel di Mataram disegel dan dipasangi stiker penunggak pajak. KPK pun memberikan klarifikasi soal penyegelan sejumlah developer di Kota Mataram ini.
Apes menimpa satu restoran di Pererenan, Bali. Mereka tertipu puluhan juta karena ulah turis Pakistan yang memesan makanan, namun bayar dengan transfer fiktif.