Dalam surat dakwaan, Iqbal pada awal 2018 membeli 2 senjata api, salah satunya Colt 1911 seharga Rp 45 juta. Senjata digunakan untuk membunuh Bripda ID.
Polres Buleleng membentuk timsus untuk memburu bandar narkoba pemilik senpi ilegal asal asal Buleleng, Bali. Polisi mendeteksi pria itu sudah ke luar Buleleng.