Menurut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, aktivitas vulkanik Gunung Merapi saat ini sekadar untuk menambal titik-titik yang rusak akibat ditambang.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menyoroti kasus-kasus hunian mangkrak di tanah air yang merugikan sejumlah konsumen, salah satunya Meikarta.