Sri Mulyani mengatakan lembaga multilateral itu sebenarnya dibentuk pasca Perang Dunia II untuk menyelesaikan sengketa hingga permasalahan antar negara.
Negara-negara berkembang, melalui BRICS, membentuk New Development Bank (NDB) untuk mempercepat pembiayaan pembangunan yang lebih adil dan berkelanjutan.
Negara-negara berkembang membentuk New Development Bank (NDB) untuk memperkuat pembiayaan pembangunan, sebagai respons lambatnya reformasi IMF dan Bank Dunia.
Pemerintah Indonesia serius membangun kereta cepat. AHY dorong integrasi transportasi nasional melalui RUU dan pembentukan satuan tugas untuk efisiensi.
Presiden RI Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS) menyepakati investasi USD 27 miliar di berbagai bidang.